Lompat ke konten utama
Siaga Tenang

Beranda / Tanya Jawab

Tanya Jawab

Tanya Jawab Siaga Bencana Keluarga

Di sini kami kumpulkan pertanyaan yang paling sering muncul, sekaligus yang paling sering disalahpahami. Tiap pertanyaan diberi jawaban langsung lebih dulu, lalu ditautkan ke uraian lengkapnya. Ingin yang lebih utuh, setiap topik punya artikelnya sendiri.

Tas siaga dan perbekalan

Tas siaga bencana disiapkan untuk berapa hari?

Untuk dibawa mengungsi, sasaran intinya bertahan pada 1×24 jam pertama sesuai imbauan BNPB, dengan air sekitar 3 liter per orang per hari. Bila skenarionya bertahan di rumah dan bantuan belum masuk, air dan makanan sebaiknya ditambah hingga beberapa hari. Uraian lengkap ada di Tas Siaga Bencana.

Seberapa sering tas siaga harus diperiksa?

Secara berkala. Ganti air, makanan, dan obat yang mendekati kedaluwarsa, pastikan baterai senter berdaya, dan sesuaikan dengan musim serta kondisi keluarga. Membarengkannya dengan jadwal rutin lain membuatnya tidak gampang terlupa.

Berapa banyak air dan makanan yang perlu disimpan?

Air sekitar 3 liter per orang per hari sebagai patokan, dengan tas siaga membawa beberapa botol kecil dan stok besar disimpan di rumah. Gunakan pola stok bergilir — yang dipakai segera diganti — agar tidak menumpuk sampai kedaluwarsa. Lihat Tas Siaga Bencana.

Gempa dan tsunami

Saat gempa, benarkah harus berlindung di bawah kusen pintu?

Tidak. Pada bangunan beton bertulang modern, kusen pintu tidak lebih aman daripada di bawah meja yang kokoh, dan daun pintu bisa berayun melukai. Tindakan yang benar adalah Menunduk, Berlindung, Bertahan, selengkapnya di Gempa & Tsunami.

Apakah teori "segitiga kehidupan" benar?

Tidak. Teori ini sudah dibantah banyak lembaga, termasuk Palang Merah, karena saat gempa perabot bergeser dan terguling tak terduga sehingga ruang aman mustahil diprediksi. Yang baku tetap Menunduk, Berlindung, Bertahan.

Setelah gempa kuat di pesisir, perlu menunggu sirene tsunami dulu?

Jangan menunggu. Bila Anda di pantai dan merasakan guncangan yang kuat atau lama, guncangan itu sendiri adalah peringatan alam: segera menjauh ke tempat yang lebih tinggi. Tsunami bisa tiba dalam hitungan menit, jauh sebelum sirene atau pengumuman sampai. Lihat Gempa & Tsunami.

Gunung berapi

Apa arti status Awas pada gunung berapi?

Awas adalah tingkat tertinggi dari empat level aktivitas PVMBG: Normal, Waspada, Siaga, Awas. Artinya erupsi besar berpotensi segera terjadi atau sedang berlangsung. Patuhi perintah evakuasi serta radius atau zona bahaya yang ditetapkan PVMBG dan BPBD, dan jangan masuk kembali sebelum dinyatakan aman. Selengkapnya di Gunung Berapi.

Bagaimana melindungi diri dari abu vulkanik?

Pakai masker (N95 bila ada) dan kacamata pelindung, tutup pintu, jendela, dan ventilasi, serta lindungi tandon air dari abu. Abu halus berbahaya bagi pernapasan, membuat jalan dan atap licin, dan bila menumpuk tebal — apalagi terkena hujan — bobotnya bisa merobohkan atap.

Listrik padam

Saat listrik padam, makanan di kulkas tahan berapa lama?

Selama pintu tidak dibuka, kulkas bertahan sekitar 4 jam, freezer penuh sekitar 48 jam, dan freezer setengah penuh sekitar 24 jam (FDA/USDA). Makanan mudah busuk yang berada di atas 4°C lebih dari 4 jam sebaiknya dibuang. Lihat Listrik Padam.

Boleh memakai genset atau membakar arang di dalam rumah?

Tidak boleh sama sekali. Semua itu menghasilkan karbon monoksida yang mematikan, tidak berwarna dan tidak berbau. Genset harus di luar dan jauh dari pintu serta jendela; arang tidak boleh dibakar di dalam ruangan. Hangatkan tubuh dengan pakaian dan selimut.

Banjir dan kebakaran

Seberapa dalam genangan air yang sudah tak boleh diterjang atau dilewati kendaraan?

Menurut data FEMA, air mengalir setinggi sekitar 15 cm sudah bisa menjatuhkan orang dewasa, dan sekitar 30 cm bisa menghanyutkan sebagian besar kendaraan. Bila kedalaman tidak diketahui, orang jangan menerjang dan kendaraan jangan melintas — putar balik. Lihat Banjir.

Minyak penggorengan terbakar, boleh disiram air?

Tidak boleh sama sekali. Air pada minyak panas langsung menguap dan menyemburkan minyak yang terbakar ke segala arah, memperbesar api. Matikan kompor lalu tutup dengan tutup panci atau kain basah yang diperas untuk memutus udara, dan jangan langsung dibuka. Selengkapnya di Kebakaran Rumah.

Sumber dan verifikasi

Jawaban di halaman ini dirangkum dari artikel tiap topik. Sumbernya mencakup BNPB, BMKG, PVMBG, PMI, serta rujukan internasional seperti FDA/USDA dan FEMA, dan diverifikasi pada Juni 2026. Sumber lengkap tiap topik tercantum di akhir artikelnya masing-masing.

Situs ini adalah catatan kesiapsiagaan yang disusun warga dan tidak menggantikan pengumuman resmi BNPB/BPBD maupun arahan petugas di lapangan. Saat bencana terjadi, utamakan informasi resmi terkini.