Panduan Siaga Bencana Keluarga
Siapkan yang perlu disiapkan, sebelum bencana datang
Gempa, banjir, letusan gunung, listrik padam — di Indonesia semua ini bukan hal langka. Siaga Tenang tidak menakut-nakuti; kami hanya membahas satu hal: menata rumah dan keluarga sebelum keadaan darurat tiba. Tiap artikel dirujuk dari sumber resmi, dengan daftar yang bisa langsung Anda ikuti.
- 6 panduanterverifikasi
- Tiap dataada sumber & tahun
- BNPB · BMKG · PVMBGkonteks Indonesia
- Daftar centangsiap cetak
Belum pernah bersiap? Tiga langkah dulu
-
Siapkan tas siaga
Satu tas per orang, taruh dekat pintu. Air, penerangan, obat, fotokopi dokumen — cukup untuk 1×24 jam pertama.
Cara mengemas → -
Amankan perabot yang bisa roboh
Ikat lemari tinggi ke dinding, turunkan barang berat. Cedera gempa paling sering karena perabot jatuh.
Amankan rumah → -
Kenali jalur dan rencana
Tahu jalur evakuasi, titik kumpul, dan satu kontak luar kota. Rencana yang hanya di kepala sama dengan tidak ada.
Pelajari →
Siapkan dasarnya dulu
-
Isi Tas Siaga Bencana
Air, makanan, dokumen, P3K, penerangan — diuraikan satu per satu mengikuti BNPB.
-
Pertolongan Pertama di Rumah
Tersedak, luka bakar, pendarahan, RJP dan AED — dasar yang wajib bisa.
Saat bumi berguncang
-
Gempa & Tsunami di Rumah
Tindakan saat guncangan, aturan 20-20-20 tsunami, dan cara mengamankan perabot lebih dahulu.
Saat air mulai naik
-
Menghadapi Banjir
Persiapan musim hujan, kapan mematikan listrik, dan cara membersihkan dengan aman setelah air surut.
-
Tanah Longsor & Gerakan Tanah
Tanda bahaya, zona rawan, dan kapan harus segera mengungsi.
Saat gunung naik status
-
Kesiapan Gunung Berapi
Memahami status Normal–Waspada–Siaga–Awas dari PVMBG, bahaya lahar dan abu, serta apa yang disiapkan.
Saat lampu mati
-
Saat Listrik Padam
Kulkas bertahan berapa lama, penerangan aman, dan bahaya karbon monoksida dari genset.
Api dan asap
-
Kebakaran Rumah
Tabung gas LPG, APAR, minyak terbakar, dan cara selamat dari asap tebal.
-
Kebocoran Gas
Langkah saat tercium bau gas, dan beda LPG dengan gas alam.
Siapa yang menulis panduan ini
Kami sekelompok warga biasa yang tinggal di daerah rawan bencana — pernah merasakan gempa tengah malam, banjir yang masuk rumah, dan listrik yang padam berhari-hari. Tiap topik kami rangkum dari sumber resmi (BNPB, BMKG, PVMBG), cara yang sudah kami coba sendiri, lalu ditulis sesederhana mungkin.
Kami bukan instansi pemerintah dan tidak menggantikan arahan resmi. Saat bencana benar-benar terjadi, ikutilah pengumuman BNPB, BMKG, PVMBG, dan petugas setempat. Selengkapnya tentang redaksi dan cara kami memverifikasi →